Sabtu, 15 September 2012

Business Process Definition

NAMA: Marzekal Muhammad Zikri
NIM: 1111093000087

Business Process adalah sesuatu yang harus kita pahami sebelum kita belajar lebih lanjut di Pemodelan Proses Bisnis. Banyak definisi yang telah dipaparkan oleh para ahli management  mengenai proses bisnis. Namun, pada pembahasan kali ini kita akan mengambil satu definisi yang menurut saya sesuai dengan yang diharapkan.

The business process is an interrelated work to solve specific problems. Pekerjaan yang dimaksud dalam kasus ini adalah suatu tugas yang menghasilkan keuntungan, bisa berupa uang atau yang lainnya. Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa bagian proses dengan memiliki ciri tersendiri, tapi pada dasarnya setiap bagian harus memiliki peran untuk mencapai tujuan utama dari proses itu sendiri.

Ciri khas yang harus dimiliki oleh proses bisnis adalah :
  1. definitive : Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan serta keluaran yang jelas.
  2. sequence : Suatu proses bisnis harus memiliki aktivitas yang terurut sesuai dengan waktu dan ruang.
  3. Consumen : Suatu proses bisnis harus memiliki penerima hasil proses.
  4. value added : Perubahan yang terjadi pada hasil proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
  5. linkage : Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait pada struktur organisasi.
  6. cross function : suatu proses umumnya mencakup beberapa fungsi.
Demikian definisi singkat dari proses bisnis. Semoga bermanfaat.

Proses bisnis
Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.
1.      Definisi lain
2.      Karakteristik proses bisnis
3.      Tipe proses bisnis
4.      Referensi
5.      Baca lanjutan
Definisi lain
Davenport (1993) [1] mendefinisikan proses bisnis sebagai:
“aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”. Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.”
Definisi dari Hammer dan Champy’s (1993) [2] bisa dianggap merupakan turunan dari definisi Davenport. Mereka mendefinisikan proses sebagai
“kumpulan aktivitas yang membutuhkan satu atau lebih inputan dan menghasilkan output yang bermanfaat/bernilai bagi pelanggan”
Banyak definisi yang telah dijabarkan oleh para ahli manajemen mengenai proses bisnis (lihat bacaan lanjutan).

Karakteristik proses bisnis
Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
  1. Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
  2. Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
  3. Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
  4. Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
  5. Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
  6. Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.

Tipe proses bisnis
Terdapat tiga jenis proses bisnis:
  1. Proses manajemen, yakni proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem. Contohnya semisal Manajemen Strategis
  2. Proses operasional, yakni proses yang meliputi bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama. Contohnya semisal proses pembelian, manufaktur, pengiklanan dan pemasaran, dan penjualan.
  3. Proses pendukung, yang mendukung proses inti. Contohnya semisal akunting, rekruitmen, pusat bantuan.

Referensi
Thomas Davenport (1993). Process Innovation: Reengineering work through information    technology. Harvard Business School Press, Boston
 : Michael Hammer and James Champy (1993). Reengineering the Corporation: A Manifesto for Business Revolution, Harper Business   

2 komentar:

  1. terlalu singkat. topik yg diminta adalah apa itu proses bisnis. tambahkan referensi. beri kajian dari jurnal penelitian terkini.

    BalasHapus