NIM: 1111093000087
Business Process adalah sesuatu yang harus kita pahami sebelum kita belajar lebih lanjut di Pemodelan Proses Bisnis. Banyak definisi yang telah dipaparkan oleh para ahli management mengenai proses bisnis. Namun, pada pembahasan kali ini kita akan mengambil satu definisi yang menurut saya sesuai dengan yang diharapkan.
The business process is an interrelated work to solve specific problems. Pekerjaan yang dimaksud dalam kasus ini adalah suatu tugas yang menghasilkan keuntungan, bisa berupa uang atau yang lainnya. Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa bagian proses dengan memiliki ciri tersendiri, tapi pada dasarnya setiap bagian harus memiliki peran untuk mencapai tujuan utama dari proses itu sendiri.
Ciri khas yang harus dimiliki oleh proses bisnis adalah :
- definitive : Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan serta keluaran yang jelas.
- sequence : Suatu proses bisnis harus memiliki aktivitas yang terurut sesuai dengan waktu dan ruang.
- Consumen : Suatu proses bisnis harus memiliki penerima hasil proses.
- value added : Perubahan yang terjadi pada hasil proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
- linkage : Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait pada struktur organisasi.
- cross function : suatu proses umumnya mencakup beberapa fungsi.
Demikian definisi singkat dari proses bisnis. Semoga bermanfaat.
Proses bisnis
Proses bisnis adalah suatu kumpulan
aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait
untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan
produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat
dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi
juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses
bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga
tingkatan aktivitas atau kegiatan.
1. Definisi lain
2. Karakteristik proses bisnis
3. Tipe proses bisnis
4. Referensi
5. Baca lanjutan
Definisi
lain
“aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi
output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya
penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu
organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”.
Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja
lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas
mendefinisikan input dan output.”
Definisi dari Hammer dan Champy’s (1993) [2] bisa dianggap merupakan turunan dari definisi Davenport.
Mereka mendefinisikan proses sebagai
“kumpulan aktivitas yang membutuhkan satu atau lebih
inputan dan menghasilkan output yang bermanfaat/bernilai bagi pelanggan”
Banyak definisi yang telah dijabarkan oleh para ahli manajemen
mengenai proses bisnis (lihat bacaan lanjutan).
Karakteristik proses
bisnis
Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki
suatu proses bisnis adalah:
- Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki
batasan, masukan, serta keluaran yang
jelas.
- Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
- Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai
penerima hasil proses.
- Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses
harus memberikan nilai tambah pada
penerima.
- Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri
sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
- Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak
harus, mencakup beberapa fungsi.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang
bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari
proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.
Tipe proses bisnis
Terdapat tiga jenis proses bisnis:
- Proses manajemen, yakni proses yang mengendalikan
operasional dari sebuah sistem. Contohnya semisal Manajemen Strategis
- Proses operasional, yakni proses yang meliputi
bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama. Contohnya semisal proses
pembelian, manufaktur, pengiklanan dan pemasaran, dan penjualan.
- Proses pendukung, yang mendukung proses inti.
Contohnya semisal akunting, rekruitmen, pusat bantuan.
Referensi
: Thomas Davenport (1993). Process Innovation: Reengineering work through information technology. Harvard Business School Press, Boston
: Michael Hammer and James Champy (1993). Reengineering the Corporation: A Manifesto for Business Revolution, Harper Business
: Thomas Davenport (1993). Process Innovation: Reengineering work through information technology. Harvard Business School Press, Boston
: Michael Hammer and James Champy (1993). Reengineering the Corporation: A Manifesto for Business Revolution, Harper Business
terlalu singkat. topik yg diminta adalah apa itu proses bisnis. tambahkan referensi. beri kajian dari jurnal penelitian terkini.
BalasHapusseharusnya ada abstrak dlm bhs inggris.
BalasHapus